Terhubung dengan kami
Puncak Acara Dies Natalis Fisipol Ugm Ke-61 Sajikan Pertunjukan Ketoprak Joko Umbaran Winisudha dan Temu Alumni

Ada yang berbeda dalam perayaan puncak Dies Natalis ke-61 Fisipol UGM di tahun 2016 ini. Sebuah pagelaran kolosal berupa Pertunjukan Ketoprak Humor memeriahkan acara Temu Alumni, sekaligus menutup rangkaian acara Dies Natalis Fisipol UGM tahun ini. Acara yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 2016 ini turut dimeriahkan oleh alumni Fisipol dari berbagai angkatan, dekan, para dosen dan karyawan, serta mahasiswa.

Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan lagu Hymne Gadjah Mada, dan Mars Kafispolgama oleh seluruh peserta temu alumni yang hadir. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Dafri Agus Salim, M.A. selaku Ketua Panitia Dies Natalis Fisipol UGM ke-61. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pertunjukan Ketoprak Humor ini merupakan ikon atau ciri khas dari acara Dies Natalis FISIPOL. Beliau juga berharap, pagelaran serupa juga bisa dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.  Sambutan berikutnya, disampaikan oleh perwakilan Kafispolgama, yaitu Yan Parhas (Alumni HI ‘91) dan diikuti oleh sambutan dari Dekan FISIPOL UGM, Dr. Erwan Agus Purwanto, sekaligus menutup rangkaian acara Dies Natalis FISIPOL pada tahun 2016 ini.

Pagelaran ketoprak humor ini mengangkat kisah ‘Joko Umbaran Winisudha’, berkisah tentang Kerajaan Majapahit dibawah kepemimpinan Prabu Brawijaya yang mendapat ancaman pemberontakan yang dipimpin oleh Adipati Bandar Subali. Joko Umbaran kemudian muncul dan ditugaskan oleh Majapahit untuk menumpas pemberontakan yang dipimpin oleh Kebo Marcuet, sekaligus membalas dendam terhadap pembunuh ibunya. Kisah diakhiri dengan terbunuhnya Kebo Marcuet di tangan Joko Umbaran. Dengan demikian, Joko Umbaran kemudian diangkat menjadi Adipati di Kerajaan Majapahit.

Pementasan yang juga ditonton oleh Menteri Sekretaris Negara RI, Prof. Dr. Pratikno M.Soc.Sc. ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Durasi pementasan yang cukup panjang, tidak menyurutkan antusiasme penonton, yang terdiri atas alumni, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika Fisipol UGM. Humor-humor segar yang dilontarkan oleh pemain membuat penonton tertawa terpingkal. Para dosen yang sehari-hari terlihat serius ketika mengajar di kelas, berubah seketika ketika berada di atas panggung. Rangkaian acara Dies Natalis FISIPOL UGM ke-61 tahun ini ditutup dengan apik oleh pertunjukan ini.