Terhubung dengan kami
Temu Alumni dan Syawalan JPP Fisipol UGM

Dalam rangka terus merekatkan tali silaturahmi, alumni Jurusan Politik dan Pemerintahan (JPP) Fisipol UGM saling bersua dalam acara Temu Alumni dan Syawalan Alumni Pemerintahan pada Minggu (1/9) lalu. Bertempat di Hall Fisipol UGM, acara dihadiri oleh kurang lebih 300 orang alumni dari DIY maupun luar DIY.

Dra. Sri Djoharwinarlien, SU, Direktur Pengembangan Alumni dan Jejaring JPP UGM, menyatakan bahwa acara serupa merupakan usaha untuk mengingat dan menumbuhkan kebanggaan akan almamater. “Saya ingin membentuk self-belonging para alumni, untuk menghargai almamater dan punya rasa kebanggaan,” terang Lien, sapaan akrabnya.

Sebelumnya, acara serupa sebenarnya sering diadakan tetapi hanya sebatas kumpul-kumpul saja. Lien berharap acara pertemuan dengan alumni dapat terus berjalan. Karena itulah, temu alumni kali ini sekaligus menjadi momen pembentukan kepengurusan nasional. Dengan demikian, organisasi alumni JPP UGM dapat mengembangkan program-program lainnya.

Menurut Lien, kegiatan perkumpulan alumni JPP UGM memiliki tujuan akademis maupun nonakademis. Tujuan akademis diperlukan guna meningkatkan pemahaman mengenai situasi politik terbaru. Bentuk kegiatan akademis ini misalnya seminar, workshop, diskusi, kongres, hingga penelitian.

Sedangkan tujuan nonakademis difokuskan pada kegiatan sosial atau religius, termasuk membantu alumni yang kesulitan. “Tidak semua alumni menjadi orang sukses. Mereka yang tidak mampu akan kami beri bantuan,” lanjut Lien.

Turut hadir pula dalam acara tersebut, Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., yang juga merupakan alumni JPP UGM yang dulu masih bernama Jurusan Ilmu Pemerintahan. Pratikno dan Ketua JPP UGM, Prof. Dr. Purwo Santoso, M.A., juga memberikan sambutan dalam acara.

Acara pun berlangsung lancar dengan mendapatkan tanggapan positif dari seluruh alumni yang hadir. Mereka senang dapat berkumpul lagi dengan sesama rekan satu almamater. Dukungan penuh juga diberikan alumni untuk pengembangan program-program alumni selanjutnya. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan alumni. Kami berharap dapat memperoleh masukan dan bisa mengembangkan organisasi alumni jurusan,” ujar Lien.